Please find the English language post from which this was adapted here.

Fokuslah ke Applikasi, Bukan ke Perangkatnya!

Kini, perangkat mobile seperti smartphone dan tablet sudah dapat membantu karyawan perusahaan untuk bekerja. Dengan modal perangkat yang kian canggih tersebut, mereka dapat melakukan pekerjaan seperti halnya menggunakan perangkat yang disediakan kantor. Akibatnya, kini banyak para pekerja tersebut yang mulai menggunakan perangkat mobile pribadi untuk urusan pekerjaan seperti menjawab e-mail penting, menerima serta mengirimkan data-data milik perusahaan, atau bahkan menyelesaikan proyek. Untungnya, berkat kebijakan BYOD (Bring Your Own Device) yang diterapkan oleh beberapa perusahaan, mereka bisa mengakses dan juga mengirimkan data-data perusahaan melalui perangkat pribadinya.

Dengan kondisi seperti ini, memastikan keamanan data-data perusahaan merupakan sebuah tantangan bagi departemen IT. Data rahasia perusahaan berseliweran di jaringan internal serta eksternal melalui berbagai perangkat. Memastikan keamanan data sangatlah penting, tetapi apakah Anda tahu cara terbaik untuk melindungi data tersebut?

Jika dilihat secara menyeluruh, sebenarnya perangkat yang digunakan tidaklah begitu penting. Hal yang sebenarnya paling penting adalah data itu sendiri. Jika data dan applikasi terlindungi dengan benar, maka kedua hal tersebut akan tetap terlindungi meskipun perangkat yang digunakan hilang karena dicuri.

Karena alasan tersebut, menurut saya, aplikasi merupakan kunci utama dalam menyediakan pengalaman BYOD yang aman. Dengan lebih berfokus pada aplikasi dibandingkan dengan perangkat, maka data akan selalu terlindungi, contohnya : jika perangkat yang digunakan hilang ataupun dicuri, data-data yang tersimpan dapat dihapus secara remote / dari jarak jauh, atau setidaknya perusahaan mampu mengunci perangkat tersebut dan menjadikan perangkat tersebut beserta data-data didalamnya tidak lagi dapat digunakan. Untuk mengatasi tantangan ini, F5, penyedia solusi bagi ekosistem aplikasi di banyak perusahaan, memiliki berbagai solusi untuk membantu mereka dalam menyediakan layanan-layanan aplikasi kepada siapapun, kapanpun dan di manapun karyawan mereka berada.  

Sangatlah penting, bagi tim IT sebuah perusahaan, untuk memastikan bahwa data-data yang tersimpan di (maupun diakses oleh) perangkat mobile mendapat pengamanan yang sama seperti halnya data tersebut diakses dari kantor. Karena itu, seharusnya kebijakan-kebijakan keamanan yang sudah ada juga dapat diterapkan dalam perangkat mobile baik milik perusahaan maupun millik pribadi.

Dengan menerapkan pengamanan seperti ini, perusahaan akan memiliki kontrol secara penuh terhadap data-data mereka. Perusahaan dapat mengontrol siapa saja yang bisa mengakses suatu data, hingga mengontrol dari perangkat dan lokasi mana saja data tersebut dapat diakses. Kemampuan dalam menciptakan kebijakan kontrol akses yang terperinci ini akan membatasi akses karyawan Anda, sehingga mereka hanya dapat mengakses data-data yang dibutuhkan. Karena itulah, data-data rahasia perusahaan lebih terlindungi.  

Selain itu, dengan menggunakan aplikasi yang tepat, karyawan yang menggunakan perangkat mobile miliknya sendiri akan mampu memisahkan aktifitas bisnis dan personal meskipun keduanya dilakukan melalui satu perangkat. Ini tentu saja menguntungkan bagi kedua belah pihak (pihak departemen IT perusahaan dan juga karyawan perusahaan tersebut). Departemen IT bisa mengelola data, aplikasi, kebijakan, serta mengontrol akses seperti halnya yang mereka lakukan pada perangkat milik perusahaan. Di lain sisi, pemilik perangkat memiliki kebebasan untuk melakukan aktifitas personal apapun yang mereka inginkan tanpa mempengaruhi data-data perusahaan yang tersimpan di dalam perangkat tersebut.

Jangan merasa terbebani dengan berbagai tantangan keamanan yang dihadapi dalam menerapkan kebijakan BYOD. Mulailah dengan memahami data serta aplikasi apa saja yang karyawan Anda butuhkan, serta bagaimana mereka akan mengaksesnya. Pemahaman ini akan membantu Anda untuk mengembangkan solusi-solusi yang tepat bagi perusahaan. Tidak cukup dari sisi perusahaan saja, sebaiknya, karyawan Anda juga diberikan pelatihan agar memahami berbagai resiko dalam mengakses data-data perusahaan menggunakan perangkat mobile milik pribadi dan juga cara yang benar dalam melakukannya.  

Bertepatan dengan liburan, maka akan lebih banyak karyawan yang mengakses data-data perusahaan di luar jaringan perusahaan menggunakan perangkat mobile milik pribadi. Tetapi dengan menerapkan kebijakan keamanan yang sama baiknya seperti yang diterapkan di dalam lingkungan kantor, maka keamanan data-data perusahaan akan tetap terlindungi. Dengan menggunakan F5 Synthesis, sebuah visi arsitektur yang dibangun berdasarkan solusi-solusi yang lengkap dari F5, maka perusahaan akan mampu mengatasi tantangan ini. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang F5, ikuti @F5NetworksAPJ di Twitter, atau kunjungi https://synthesis.f5.com/.